Kepala Kepolisian Daerah Jawa Tengah (Kapolda Jateng) Inspektur Jenderal
(Irjen) Pol Noer Ali berjanji akan menindak tegas tiga anggota Polsek
Tingkir, Kota Salatiga. Mereka salah tangkap serta melakukan penganiayaan terhadap anak seorang kapten TNI.
"Polisi
yang melanggar kita tindak tegas, tentunya sesuai porsi. Kalau ada
unsur penganiayaan kalau itu, kita tindak pidana. Kita tindak pidananya
selain tindakan profesi dan etik," tegas Irjen Noer Ali saat
dikonfirmasi wartawan di ruang Loby Mapolda Jateng Selasa (23/9) Jalan
Pahlawan Kota Semarang, Jawa Tengah.
Terkait soal puluhan anggota TNI yang menggeruduk atau mendatangi Mapolres Salatiga, Kapolda Jateng menyatakan hal itu terjadi karena ada salah paham dari pihak polisi dan TNI. Hal itu sudah dijernihkan.
"Ketiga
oknum polisi itu sudah mengakui jika ada kekurangan dan
ketidakprofesionalan. Bahkan kapolres dalam hal ini pimpinan mereka
sudah datang ke rumah keluarga. Yang penting mari kita dorong
bersama-sama agar suasana Jateng khususnya Salatiga kondusif," jelasnya.
Seperti
diberitakan merdeka.com sebelumnya, Caesar Alif Arya Pradana (15),
Warga Asrama Tangsi Besar Kota Salatiga yang juga pelajar SMP Negeri 4
Kota Salatiga, mengalami luka dan harus menjalani perawatan di RS Dokter
Asmir karena menjadi korban penganiayaan anggota Polsek Tingkir. Ketiga
pelaku yaitu Aiptu AR, Brigadir ED dan Aipda TH.
Rabu, 24 September 2014
Kapolda Jateng tindak tegas 3 polisi yang hajar anak kapten TNI
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar