Kumpulan Widget Animasi
Selamat Datang di nandangal-farizi blogspot.com
Tampilkan postingan dengan label TIPS dan TRIK. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label TIPS dan TRIK. Tampilkan semua postingan

Jumat, 17 Oktober 2014

6 Cara Terbaik Redakan Serangan Asma

nandang dot com - Kebanyakan orang yang berurusan dengan asma, dapat memakai sepatu yang salah, tetapi tidak pernah melupakan inhaler sebelum melangkah di luar ruangan. Karena membawa inhaler sangat penting, untuk meredakan asma yang datang tiba-tiba.

Tapi, selalu ada sesuatu yang bisa dilakukan bila Anda tidak memiliki pertolongan pertama di tangan seperti inhaler. Mari kita cari tahu, apa yang sebenarnya terjadi selama serangan asma.

Selama serangan asma, saluran bronkial atau saluran udara di dalam paru-paru bisa meradang, dan tersumbat oleh lendir, sehingga sulit untuk bernapas. Ketika dada mengencang, paru-paru mulai menghasilkan suara berdenyit.

Pemicu serangan asma berbeda pada setiap orang, bisa dari polusi udara, ledakan emosional dan, paparan iritasi seperti asap rokok, debu dan ketombe.

Asma harus selalu diberikan perawatan yang konstan. Hidup Anda tergantung pada, bagaimana Anda berhasil mengatasi asma dan seberapa jauh Anda mencoba untuk mencegah serangan datang kembali.

Berikut adalah enam hal yang dapat Anda lakukan, ketika Anda serangan asma datang dan tidak memiliki inhaler. Namun ingat, untuk tidak menghentikan obat-obat asma Anda, bahkan jika Anda merasa bahwa kondisi Anda membaik

Duduk tegak
Saat Anda merasa dada sesak, berhenti melakukan segala sesuatu dan duduk tegak. Jika Anda membungkuk atau berbaring, pernapasan mungkin semakin menyempit.

Ambil napas panjang dan dalam
Mengambil napas panjang dan dalam-dalam, akan mencegah hiperventilasi. Tarik napas melalui hidung dan keluarkan nafas melalui mulut Anda.

Jangan panik
Pastikan Anda tetap tenang selama serangan asma. Panik dapat menyebabkan otot dada semakin tegang dan membuat sesak, sehingga bernapas lebih sulit. Ini mungkin menjadi hal yang sulit untuk dilakukan karena selama serangan asma, refleks pertama adalah panik, terutama pada menyadari bahwa inhaler tidak tersedia. Tapi, berpikir tenang dan lakukan sebisa mungkin.

Menjauh dari pemicu
Setiap pasien asma tahu, apa yang memicu serangan asma. Bisa jadi pindah ke rumah baru yang baru dicat bisa menyebabkan asma kambuh, melintasi lapangan penuh rumput atau mendorong tubuh terlalu keras di gym. Apapun menyebabkan serangan asma Anda, jauhi. Anda bisa pindah ke suasana ber-AC atau di mana ada udara bersih untuk meringankan gejala.

Carilah bantuan darurat
Jika napas berat, batuk dan ada bunyi ngik tidak berhenti meskipun istirahat panjang, memanggil ambulans atau pergi ke rumah sakit terdekat adalah solusi yang baik.

Minum minuman panas
Beberapa minuman panas berkafein seperti kopi dapat membuat saluran udara membuka sedikit, sehingga memberikan bantuan langsung selama sekitar satu jam atau lebih.

Jika Anda secara teratur mengalami serangan asma, menunjukkan bahwa Anda tidak mengendalikan kondisi tubuh Anda dengan baik. Anda mungkin membutuhkan obat, sehingga kondisi Anda tidak bertambah buruk.

Jumat, 26 September 2014

Cara Membuat Menu Bar dan Sub Menu Bar di Blog


Berikut ini langkah-langkah yang harus dilakukan :
  1. Klik Menu Desain 
  1. Pilih Menu Template lalu pilih menu Edit HTML 
  1. Pilih/klik menu Lanjutkan
  1. Pilih/klik menu Expand Template Widget
  1. <div class='main-outer'> atau
    <div id='main-wrapper'> atau <div id='main'>
     
    Cari scrift berikut :




Agar lebih mudah, klik saja ctrl+F pada keyboard lalu pilh salah satu scrift diatas. Berdasarkan pengalaman saya setelah membolak balik informasi di www.google.com maka yang cocok adalah :
div class='main-outer'>.
Bisa jadi beda dengan template yang lain…

Setelah dapat, copas scrift berikut tepat diatas scrift yang dicari tadi : 

<style>
/* -- Menu Horizontal + Sub Menu-- */
#cat-nav {background:#156994;margin:0 15px;padding:0;height:35px;}
#cat-nav a { color:#eee; text-decoration:none; text-shadow: #033148 0px 1px 0px;border-right:1px solid #156994;}
#cat-nav a:hover { color:#fff; }
#cat-nav li:hover { background:#000; }
#cat-nav a span { font-family:Verdana, Geneva, sans-serif; font-size:11px; font-style:normal; font-weight:400; color:#fff; text-shadow:none;}
#cat-nav .nav-description { display:block; }
#cat-nav a:hover span { color:#fff; }
#secnav, #secnav ul { position:relative; z-index:100; margin:0; padding:0; list-style:none; line-height:1; background:#0d5e88; }
#secnav a { font-family:Georgia, "Times New Roman", Times, serif; font-style:italic; font-weight:700; font-size:14px; display:block; z-index:100; padding:0 15px; line-height:35px; text-decoration:none;}
#secnav li { float:left; width: auto; height:35px;}
#secnav li ul  { position: absolute; left: -999em; width: 200px; top:35px}
#secnav li ul li  { height:30px; border-top:1px solid #fff; }
#secnav li ul li a  { font-family:Verdana, Geneva, sans-serif; width:180px; line-height:30px; padding:0 10px; font-size:11px; font-style:normal; font-weight:400; color:#eee; }
#secnav li ul ul  { margin: -30px 0 0 180px; }
#secnav li:hover ul ul, #secnav li:hover ul ul ul, #secnav li.sfhover ul ul, #secnav li.sfhover ul ul ul { left:-999em; }
#secnav li:hover ul, #secnav li li:hover ul, #secnav li li li:hover ul, #secnav li.sfhover ul, #secnav li li.sfhover ul, #secnav li li li.sfhover ul { left: auto; }
#secnav li:hover,#secnav li.hover  { position:static; }
#cat-nav #secnav {width:100%;margin:0 auto;}
</style>
<div id='cat-nav'>
<ul class='fl' id='secnav'>
<li><a href='#'>Beranda</a></li>
<li><a href='#'>Menu 1</a></li>
<li><a href='#'>Menu 2</a>
<ul id='sub-custom-nav'>
<li><a href='#'>Sub Menu2 a</a></li>
<li><a href='#'>Sub Menu2 b</a></li>
</ul>
</li>
<li><a href='#'>Menu3</a>
<ul id='sub-custom-nav'>
<li><a href='#'>Sub Menu3a</a></li>
<li><a href='#'>Sub Menu3b </a></li>
</ul>
</li>
<li><a href='#'>Menu4</a>
<ul id='sub-custom-nav'>
<li><a href='#'>Sub Menu4a</a></li>
<li><a href='#'>Sub Menu4b </a></li>
</ul>
</li>
<li><a href='#'>Menu5</a></li>
</ul>
</div>


PENJELASAN :
    • Ganti tanda # (warna biru) dengan link/url yang anda inginkan. Bisa jadi link posting atau label (katagori) yang ada pada blog anda.
    • Ganti Tulisan warna biru dengan menu dan sub menu yang anda inginkan.
    • Setiap sub menu bisa ditambah atau dikurangkan sesuai keinginan. 

7. Setelah itu klik Pratinjau dulu untuk memastikan scrift sudah benar . Lalu simpanlah/save. Dan tutup edit HTML tersebut.
Saran : back up dulu template anda sebelum merubah/menambah scrift diatas, agar bisa dimanfaatkan kembali jika ada masalah dengan penambahan srcritf diatas.
8. Untuk menghilangkan tampilan tampilan dabel dengan Laman Utama,  Maka ikutilah saran berikut :

  • Masuk ke Menu Laman 
  • Lalu pilih tampilan halaman dengan memilih "jangan tampilkan"
  • Simpan setelan, maka laman utama akan tampil sendiri sesuai dengan scrift yang kita ketikkan tadi.
Blog sudah bisa dipublikasikan...
Apabila melalui cara yang kami bagikan ini belum berhasil, coba sahabat ulangi lagi dengan sabar. jika berkali-kali memang tidak bisa, sahabat bisa berkonsultasi dengan Info Bagus Fakta Bagus melalui komentar di bagian bawah ini. 

Semoga bermanfaat kebaikan.